Agen Terpercaya   Advertise
 
 
 
Pasang iklan, hanya lewat Contact Us.
Waspada penipuan iklan. Klik di sini untuk melihat daftar penipu.

jika tidak dalam kondisi harus operasi, metode pengobatan apa yang menjadi pilihan anda?


  • Total voters
    26

psychopanjoel

Semprot Baru
Daftar
29 Jul 2015
Post
37
Like diterima
5
Bimabet
Orang "pinter" bisa mendeteksi penyakit dari jenis jin yang bernaung di bagian tubuh yg kotor/sakit.
Semakin banyak jam terbangnya, semakin kompleks dan detail ia tahu bahkan sampai pada gejalanya layaknya dokter. Sehingga tipe orang 'pinter' jenis ini tetap akan menyarankan konfirmasi cek dokter agar si pasien lebih yakin, sehingga bisa memilih jalan penyembuhan, mau dengan alternatif atau resep dokter, atau kombinasi keduanya dengan jeda waktu.

Namun banyak orang yg "ngaku pinter", mereka hanya mengusir jin dengan minyak, air doa dan persembahan tertentu, bahkan memberi ramuan tanpa ukuran, membuat terkesima pasien hingga minimal 40 hari untuk kemudian 'berobat' lagi. Orang 'pinter' jenis ini tidak membersihkan kotorannya, tapi hanya mengusir penghuni kotoran itu demi keuntungan pribadi. Dan anda masih dikatakan beruntung jika tidak 'diikat' untuk selalu datang kembali.
 
Lebih sering orang terpaksa memilih Alternatif karena tidak punya pilihan menyadari mahalnya biaya Kedokteran yang jauh diluar kemampuan. Dokter juga seperti teknisi tidak semua langsung tahu dengan mudah penyebab kerusakan/sakit dan cara menyembuhkan/memperbaiki, walaupun sudah sangat pakar dibidangnya.

Sayangnya banyak dana terbuang untuk sumbangan seremonial ritual dan melupakan mendirikan rumah sakit murah. Waktupun banyak terbuang untuk mempelajari ilmu yang tidak pasti. Setiap ahli alternatif menyimpan rahasianya sendiri-sendiri dan tidak dikembangkan bersama secara terbuka seperti ilmu-ilmu modern. Minat menyumban untuk pengobatan/kesehatan juga kurang dan lebih bangga menyumbang untuk makanan-minuman dan perjuangan kelompok masing-masing.

Orang pinter adalah orang yang paling banyak ikut berusaha 'meminterkan' juga yang lain.

Demikian teori ane soal "Orang pinter'. Maaf kalo beda pendapat :ampun::Peace:
 
Orang memang perlu bukti dulu untuk percaya.
Sedangkan aku sudah lumayan banyak bukti.
Bahwa kebanyakan penyakit, terutama penyakit dalam itu, di sebabkan oleh MH.
Tp untuk pengecekan, mmg sebaiknya tetap lewat medis.
Ada korelasi positif antara kedua nya
 
Orang "pinter" bisa mendeteksi penyakit dari jenis jin yang bernaung di bagian tubuh yg kotor/sakit.
Semakin banyak jam terbangnya, semakin kompleks dan detail ia tahu bahkan sampai pada gejalanya layaknya dokter. Sehingga tipe orang 'pinter' jenis ini tetap akan menyarankan konfirmasi cek dokter agar si pasien lebih yakin, sehingga bisa memilih jalan penyembuhan, mau dengan alternatif atau resep dokter, atau kombinasi keduanya dengan jeda waktu.

Namun banyak orang yg "ngaku pinter", mereka hanya mengusir jin dengan minyak, air doa dan persembahan tertentu, bahkan memberi ramuan tanpa ukuran, membuat terkesima pasien hingga minimal 40 hari untuk kemudian 'berobat' lagi. Orang 'pinter' jenis ini tidak membersihkan kotorannya, tapi hanya mengusir penghuni kotoran itu demi keuntungan pribadi. Dan anda masih dikatakan beruntung jika tidak 'diikat' untuk selalu datang kembali.

Untuk itulah saya tidak percaya kepada orang pinter/dukun semacamnya, jika seseorang sudah pergi ke dokter dan tidak membuahkan hasil maka akan mencari pengobatan alternatif tetapi biasanya alternatifnya dengan menggunakan obat-obatan tradisional/herbal. Apakah alternatif disini bisa dikatakan 2 macam ?
 
Untuk itulah saya tidak percaya kepada orang pinter/dukun semacamnya, jika seseorang sudah pergi ke dokter dan tidak membuahkan hasil maka akan mencari pengobatan alternatif tetapi biasanya alternatifnya dengan menggunakan obat-obatan tradisional/herbal. Apakah alternatif disini bisa dikatakan 2 macam ?


Setuju sama suhu ini....

Buat ts dan semua suhu yang ada di trit ini sebelum melangkah agak jauh... Bukan lebih baik di jelaskan lebih jauh tentang pengobatan alternatif....

Pengobatan alternatif yg kaya gimana..
Bukan hanya dukun yea yg melakukan pengobatan alternatif....

Yg berkedok agama jg ada..

Dan orang pintar dalam hal apa.... Banyak orang pintar di bidang nya masing"....

Dokter jg org pintar... Kalo gak pintar mna mgkn dy bisa tahu obat" mskipun trkdg slh ngasih obat...
Dan dokter jg memberikan saran" dn yg lalu sama yg berobat di terima di jalani terjadi lah sugesti.......contoh dgn minum ini bkal sembuh... Dan qta meyakini bkal sembuh bukan kah itu awal mula sugesti...

Dan bnyak hal yg lain....



Mari di mulai pembahasan nya
 
Setuju sama suhu ini....

Buat ts dan semua suhu yang ada di trit ini sebelum melangkah agak jauh... Bukan lebih baik di jelaskan lebih jauh tentang pengobatan alternatif....

Pengobatan alternatif yg kaya gimana..
Bukan hanya dukun yea yg melakukan pengobatan alternatif....

Yg berkedok agama jg ada..

Dan orang pintar dalam hal apa.... Banyak orang pintar di bidang nya masing"....

Dokter jg org pintar... Kalo gak pintar mna mgkn dy bisa tahu obat" mskipun trkdg slh ngasih obat...
Dan dokter jg memberikan saran" dn yg lalu sama yg berobat di terima di jalani terjadi lah sugesti.......contoh dgn minum ini bkal sembuh... Dan qta meyakini bkal sembuh bukan kah itu awal mula sugesti...

Dan bnyak hal yg lain....



Mari di mulai pembahasan nya

Mungkin yang di maksud TS mengerucut ke alternatif yang sifatnya spiritual dan supra suhu... :D
soalnya d subforum supra?
matur nuwun suhu...
maaf nubi lancang :D
salam damai :D
 
Mungkin yang di maksud TS mengerucut ke alternatif yang sifatnya spiritual dan supra suhu...
soalnya d subforum supra?
matur nuwun suhu...
maaf nubi lancang
salam damai


Oh gitu yea suhu....

Makasih suhu buat penjelasan nya
 
Ane merenungkan milyaran manusia di dunia yang diobati dengan standard pengobatan global universal dunia kedokteran. Seolah negri ini terkukuk dikuasai oleh penyakit yang tidak ditemukan ditempat lain.

Atau tiap belahan dunia punya bentuk santet. ahli dan cara sendiri-sendiri?

Berabad-abad manusia bisa bekerja sama bersatu di standard pengobatan kedokteran dunia tapi berhasil dipecah dikotak-kotakkan secara lokal per daerah oleh MG, setan atau apalah itu dengan ketergantungan pada super master spesialis yang bergelar 'orang pinter' lokal.

:((
 
Newbi ikut komen,
Memang banyak orang pintee yang minteri uwong.
Tetapi alangkah baiknya juva tidak digebyah uyah, antem roto, atau menganggap semua sama.
Masih ada kok orang yang benar2 bisa dan gak pasang tarif.
Memang, spesialisasi nya sendiri2, dan gak semua bisa, dokter aja ada kata spesialis.

Dengan penemuan newbi bahwa Kebanyakan penyakit dalam itu ternyata ulah bongso alus, gak salah di coba.
Smoga ketemu dg orang yg tepat.
 
Sebenernya juga apakah salah pula kenapa orang memilih datang pada 'orang pinter'

Ada beberapa kasus, misalnya,

Seseorang mengalami kemunduran kesehatan, kemunduran psikis, lalu berobat pada klinik, dokter ataupun rumahsakit.
Ga cukup satu dokter/rumahsakit malah..., setelah di periksa semua,...tes darah, check up, dan lain lain melibatkan laboratorium yang jelas tak murah...

Kesimpulan dari tim dokter 'tak ada penyakit' yang ditemukan oleh mereka karena hasil dari check up dan lab tak menunjukkan adanya kelainan.. semua normal normal saja...

Hingga akhirnya mereka (dokter) mendorong si tsakit dan keluarganya untuk menyimpulkan bahwa yang mereka alami adalah gangguan/penyakit non medis...

Pemahaman non medis yang ada dalam benak si sakit/keluarganya adalah 'orang pinter'

Salahkah jika menyimpulkan demikian..?
 
Terakhir diubah:
Untuk itulah saya tidak percaya kepada orang pinter/dukun semacamnya, jika seseorang sudah pergi ke dokter dan tidak membuahkan hasil maka akan mencari pengobatan alternatif tetapi biasanya alternatifnya dengan menggunakan obat-obatan tradisional/herbal. Apakah alternatif disini bisa dikatakan 2 macam ?

obat dokter ada yg berisi ramuan herbal murni, ada yg campuran, ada yg murni bahan kimia, meskipun semua herbal jg kimiawi

ramuan tradisional memang terbagi dua, ada yg dengan takaran, dan ada yg tanpa takaran, bedanya yg pakai takaran biasanya memang mereka memiliki pemahaman atau mempelajari kapasitas organ tubuh

semoga berkenan
 
Sebenernya juga salah pula kenapa orang memilih datang pada 'orang pinter'

Ada beberapa kasus, misalnya,

Seseorang mengalami kemunduran kesehatan, kemunduran psikis, lalu berobat pada klinik, dokter ataupun rumahsakit.
Ga cukup satu dokter/rumahsakit malah..., setelah di periksa semua,...tes darah, check up, dan lain lain melibatkan laboratorium yang jelas tak murah...

Kesimpulan dari tim dokter 'tak ada penyakit' yang ditemukan oleh mereka karena hasil dari check up dan lab tak menunjukkan adanya kelainan.. semua normal normal saja...

Hingga akhirnya mereka (dokter) mendorong si tsakit dan keluarganya untuk menyimpulkan bahwa yang mereka alami adalah gangguan/penyakit non medis...

Pemahaman non medis yang ada dalam benak si sakit/keluarganya adalah 'orang pinter'

Salahkah jika menyimpulkan demikian..?


ya kira kira begitu
semaju-majunya ilmu kedokteran, pasti masih ada batasannya terutama di gerbang dignosa,
keunggulan laboratoium kadang sulit menjelaskan ratusan paku yang bisa keluar dari tubuh namun tidak membocorkan usus, padahal jelas terlihat fi rontgen (hanya contoh ekstrim)
di lain kasus kalau kita tarik ke belakang, setiap besar sebagian penyakit dalam justru terjadi setelah melalui bertahun-tahun melalui sebuah pola makan, pola makan dipengaruhi dengan pola hidup, dan pola hidup berawal dari sikap dalam menghadapi permasalahan yang menjadi kebiasaan.
"you are what you eat" katanya.
untuk kalangan 'orang pinter' tabu menyebut bahwa ada penyakit keturunan, hal itu dibantah dengan sifat DNA, namun kesehatan itu masing-masing personal, tiap manusia itu uniq, ada yg merokok seminggu tewas, namun ada yg masih sehat umur 150-300 yang masih merokok, ada yg kuat makan jeroan, ada yg langsung kolaps, adayg makan udang gatel, ada yg malah naik berahi nya , yah begitulah kira kira.

semoga berkenan
 
Lebih sering orang terpaksa memilih Alternatif karena tidak punya pilihan menyadari mahalnya biaya Kedokteran yang jauh diluar kemampuan. Dokter juga seperti teknisi tidak semua langsung tahu dengan mudah penyebab kerusakan/sakit dan cara menyembuhkan/memperbaiki, walaupun sudah sangat pakar dibidangnya.

Sayangnya banyak dana terbuang untuk sumbangan seremonial ritual dan melupakan mendirikan rumah sakit murah. Waktupun banyak terbuang untuk mempelajari ilmu yang tidak pasti. Setiap ahli alternatif menyimpan rahasianya sendiri-sendiri dan tidak dikembangkan bersama secara terbuka seperti ilmu-ilmu modern. Minat menyumban untuk pengobatan/kesehatan juga kurang dan lebih bangga menyumbang untuk makanan-minuman dan perjuangan kelompok masing-masing.

Orang pinter adalah orang yang paling banyak ikut berusaha 'meminterkan' juga yang lain.

Demikian teori ane soal "Orang pinter'. Maaf kalo beda pendapat :ampun::Peace:


anda tidak berbeda pendapat, hanya berpendapat dari sisi visi yg lain, pintu masuk yg lain,
"ilmu umum" memang dedikasinya umum, sedang "ilmu khususon" telah memiliki jodohnya masing-masing, nampak luarnya memang seolah kelompok khusus, tapi sebelum terbentuk kelompok, secara jodoh keilmuan, mereka memang 'dipertemukan', jadi yg sejiwa saja yg mampu menerima setiap aliran yg berbeda karena sudah sifat ilmunya, ilmu jangka lain dengan ilmu nujum, ilmu gendam, ilmu pawang, ruqiyag, ilmu totok, ilmu tulang, dan lain sebagainya...

semoga berkenan
 
Tubuh manusia mempunyai unsur,
1. Materi... jasad,daging, tulang, dll
2. Immateri...

Gangguan pada salah satu.. baik gangguan secara materil dan ataupun immateril dapat menimbulkan apa yang dikatakan sebagai penyakit/malfunction, baik pada salah satu unsur ataupun ahkan pada kedua duanya.

Sayangnya pengobatan sekarang sifatnya spesialis... hanya pada bagian tertentu saja... Pengobatan secara materiil biasanya dilakukan oleh dokter2 dan penyembuh melalui ramuan dan terapi...

Pengobatan immateril banyak di lakukan oleh ahli agama, 'orangpinter' bahkan dukun.. hanya standar yang mereka lakukan tak ada... sulit di buat standarnya.. sehingga mereka membuat standar dan SOP sendiri sendiri... bahkan tanpa memberikan alasan2 yg dapat di logikakan... berkemungkinan terjadinya 'malpraktik' dalam kontek ini.

Sangat sulit ditemukan para penyembuh yang mengobati secara holistik, menyeluruh pada kedua unsur diatas sehingga hasil pengobatannya manjur...

Hanya berpendapat...:Peace:
 
Terakhir diubah:
Tubuh manusia mempunyai unsur,
1. Materi... jasad,daging, tulang, dll
2. Immateri...

Gangguan pada salah satu.. baik gangguan secara materil dan ataupun immateril dapat menimbulkan apa yang dikatakan sebagai penyakit/malfunction.

Sayangnya pengobatan sekarang sifatnya spesialis... hanya pada bagian tertentu saja... Pengobatan secara materiil biasanya dilakukan oleh dokter2 dan penyembuh melalui ramuan...

Pengobatan immateril banyak di lakukan oleh ahli agama, 'orangpinter' bahkan dukun.. hanya standar yang mereka lakukan tak ada... sulit di buat standarnya.. sehingga mereka membuat standar dan SOP sendiri sendiri... bahkan tanpa memberikan alasan2 yg dapat di logikakan... berkemungkinan terjadinya 'malpraktik' dalam kontek ini.

Sangat sulit ditemukan para penyembuh yang mengobati secara holistik, menyeluruh sehingga hasil pengobatannya manjur...

Hanya berpendapat...:Peace:


yah setuju,
kadang orang lupa, di dalam tubuh yg sehat terdapat jiwa yg kuat,
jiwa yg kuat itu yg bersih, imateriil,
namun jiwa bersih hanya bisa dicapai jika tidak ada konten materi yg kotor,
jika ada kotoran dari makanan, tertimbun apalagi menjadi kerak,
maka penyumbatan aliran apapun terjadi, di saat itulah tubuh menjadi sarang imateriil "yang lain",
sehingga syarat jiwa yg sehat tadi terganggu,
jadi,
adakah jiwa yg bersih banget?
kalau jiwa yg tenang bisa, karena murni bersih sempurna itu mustahil,
puasa 30-40 hari jg tujuannya biar darahnya steril dari jiwa-jiwa titipan makanan...
dan bertapa, diam diri, tafakur selama puasa adalah menenangkan jiwa.

trimakasih,
salam
 
Nice tulisan2 dr om psycho....

Penyakit sering mimpi basah..
bs kah (ilmu ke-) dokter(-an) menjelaskan?

Ahh..
 
Nice tulisan2 dr om psycho....

Penyakit sering mimpi basah..
bs kah (ilmu ke-) dokter(-an) menjelaskan?

Ahh..

Hmm.. om Ngoyo, Bendot coba jawab boleh?? Om TS permisi.. hehe.. menjawab pertanyaan guyon om ngoyo dengan serius ini mah ceritanya.. haha gapapa dah biar seru..

Mimpi Basah = Nocturnal Emission
Disebabkan oleh :
  • Kurangnya melakukan hubungan seksual ataupun aktivitas sexual
  • Tingginya kadar hormon di tubuh
Seringnya mimpi basah ya karena alasan2gitu aja sih malah fenomena mimpi basah di dunia "itu" lebih sering dimirip2kan kaya haid dah..
 
Sebenarnya dalam dunia media atau Supra ada suatu pengobatan yang sama yg berasal dari dalam diri bukan lewat khodam atau semedi atau sejenisnya tetapi dengan menggunakan kata positif ke dalam otak anda dan hati anda maka usia anda akan bertahan walaupun anda megidap penyakit mematikan
 
Bimabet
Hmm.. om Ngoyo, Bendot coba jawab boleh?? Om TS permisi.. hehe.. menjawab pertanyaan guyon om ngoyo dengan serius ini mah ceritanya.. haha gapapa dah biar seru..

Mimpi Basah = Nocturnal Emission
Disebabkan oleh :
  • Kurangnya melakukan hubungan seksual ataupun aktivitas sexual
  • Tingginya kadar hormon di tubuh
Seringnya mimpi basah ya karena alasan2gitu aja sih malah fenomena mimpi basah di dunia "itu" lebih sering dimirip2kan kaya haid dah..

hormon testosteron sampeyan penuh setiap 3 hari mas,
kalo ga dikeluarin mbludagh qqq
kalo ga dikeluarin, aura / efek hormonnya otomatis mempengaruhi 'kelelakian' anda,
mau memblenya tuh cewe kaya apa, asal kantong semar anda over ya mata ini otomatis nengok mulu...
jadi biasakan nguras kantong semar setiap 3 hari sekali, yah seminggu sekali lah masih fair,
khusus tidur basah,
jika dibarengi mimpi berarti banyak 'memory tersisa' terkait isi mimpi,
jika tanpa mimpi, itu hanya proses kesehatan standard untuk yg kurang rutin dikeluarin...

semoga berkenan...
 
Jav Toys
Gaple Online Indonesia
Pasang iklan hanya lewat CONTACT US
Back
Top
We are now part of LS Media Ltd